Gentong Terbuat Dari Teraso-Bak Mandi Tulungagung Jawatimur

GENTONG TERBUAT DARI TERASO-BAK MANDI TULUNGAGUNG JAWATIMUR

Serunya lagi, traveler bisa melakukan aktifitas seperti offroad, tea walk atau makan siang di restoran phinisi. Baca juga: Mau Liburan di Lembang? The Great Asia Africa punya replika tujuh negara. Jadi traveler bisa merasakan sensasi keliling dunia dalam satu hari. Wisata yang berada di Jalan Raya Lembang-Bandung No. 71 Gudangkahuripan, Lembang, Bandung Barat ini punya spot dengan nuansa Indonesia, Korea Selatan, Thailand, India, Timur Tengah, Afrika hingga Jepang. Selain foto-foto di replika tujuh negara, traveler juga bisa mempelajari kebudayaan dari masing-masing negara misalnya tempat pengolahan Kimchi di area Korea Selatan atau mengunjungi rumah dan kedai tradisional di kawasan Jepang. Dusun Bambu memiliki keindahan alam dengan pesona budaya tradisional Sunda. Ya, konsep wisatanya mengusung tradisional khas Sunda dengan tema modern kontemporer. Lokasinya di Campurdarat Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur atau tepatnya di Jalan kanigoro  campurdarat, Kecamatan campurdarat, Bandung Barat. Kawasan objek wisata merupakan area konservasi bambu yang punya kesan atmisfer dusun yang vintage dan unik. Fasilitasnya mencakup penginapan hingga restoran. Traveler juga bisa beraktivitas bersama keluarga di area Kampung Ulin mulai dari main Flying Hammock, Paintball hingga Hammock Tower. Dengan latar keindahan Bandung, Maribaya punya banyak spot instagramable untuk traveler.

Tulungagung - Jalan-jalan ke campurdarat tentu sayang melewatkan wisatanya yang menyuguhkan keindahan alam. Ada apa saja sih wisata di Bandung? Tak hanya menikmati pesonanya, wisatawan juga bisa menemukan tempat wisata yang memiliki banyak spot foto cantik. Nah, dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, berikut lima wisata Bandung yang punya spot instagramable! Baca juga: Mau Camping tapi lagi Musim Hujan? Pergi Glamping Saja Yuk.. Tebing Keraton menyuguhkan pemandangan megah dengan lanskap alam Bandung utara di atas ketinggian 1.200 mdpl. Lokasinya berada di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Bandung. Traveler bisa melihat pemandangan perbukitan hijau, sungai yang berkelok, hutan lebat, pesawahan hingga pegunungan. Tentu pemandangan terbaiknya adalah saat sunset dan sunrise. Pesona matahari terbit atau tenggelam akan menyatu. Traveler yang suka menginap di glamping bisa mengunjungi Glamping Lakeside Rancabali. Lokasinya berada di Jalan Raya Ciwidey-Patengan, Situ, Petengan, Kecamatan Rancabali. Jika biasanya glamping menawarkan pemandangan laut dan gunung, Glamping Lakeside Ranca Bali menyuguhkan panorama danau Situ Patenggang dan hamparan kebun teh yang cantik.

Gentong Teraso Tulungagung
Gentong Teraso Tulungagung

GENTONG TERASO 

Karena ajaran agama Islam diharuskan hanya menyembah kepada Allah SWT, Yang Mahatinggi, Yang Mahatunggal dan Yang Maha Pencipta, maka seni Islam melarang melukiskan ciptaan Allah SWT yang bernyawa seperti manusia dan hewan, karena ada kekhawatiran hasil karya akan dikultuskan. Seni patung yang berkembang di Eropa sejak zaman Yunani dan zaman Romawi dan lukisan potret raja-raja, keluarga dan tokoh dalam sejarah bangsa tak dikenal dalam seni Islam masa lalu. Dengan kepercayaan seperti itu para seniman Islam memfokuskan objeknya pada flora, sulur, daun, bunga dan buah, yang kemudian melalui stilasi yang artistik dan dekoratif, berkembang menjadi motif hias arabesque. Dalam seni Islam kontemporer, para seniman lebih bebas untuk berkreasi yang objeknya bersumber dari ajaran agama Islam baik dari alam dan lingkungan, dari inti ajaran Islam maupun dari cuplikan ayat-ayat dalam Alquran, yang pada dasarnya mengajarkan kecintaan dan kebaikan. Pameran Seni Rupa Islam Kontemporer Beberapa waktu yang lalu di Galeri Nasional Jakarta diselenggarakan pameran “Seni Rupa Islam Kontemporer”.

PRODUKSI BAK MADI TERASO

Metode belajarnya lebih banyak berinteraksi langsung dengan alam dan dapat “membaca” alam dengan cara pandang yang utuh dan menyeluruh agar anak lebih senang saat sedang belajar. Salah satu sekolah alam tersebut adalah Sekolah Alam Indonesia yang berlokasi di Jagakarsa, Jakarta Selatan. Tingkat pendidikan yang tersedia dimulai dari Taman kanak kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah (SM). Di sekolah ini, siswa belajar membahas tema alam semesta dengan dilihat dari sudut pandang berbagai keilmuan. Materi pendidikannya beragam diantaranya pengembangan akhlak dengan metode teladan, pengembangan logika dengan metode belajar action learning, dan pengembangan sifat kepemimpinan dengan metode belajar outbound training. Anak-anak belajar di saung berukuran 5m x 5m dan beratap rumbia., atau di kebun atau di ruangan terbuka, tanpa meja dan kursi sehingga timbul suasana yang lebih bebas bagi para siswa. Selain itu, proses belajar siswa juga dilakukan dengan mengunjungi sejumlah tempat yang terkait dengan tema pembelajaran lalu mereka disuruh menjelaskan semua yang dilihatnya.

Gentong Teraso Tulungagung
Gentong Teraso Tulungagung

Pemilik rumah merupakan dokter spesialis yang memiliki sebuah klinik di pusat kota dan sengaja menempatkan huniannya di belakang bangunan kliniknya. Karena berada di lingkungan yang padat perumahan dan dengan jalan masuk belakang yang tidak terlalu lebar, maka akan sulit untuk menikmati fasad hunian. Itulah sebabnya arsitek Alex Santoso memutuskan untuk membuat orientasi bangunan ke dalam namun dengan luas lahan yang terbatas yaitu 370 m2 ditambah dengan kebutuhan ruangan yang banyak, tentu akan sulit mewujudkannya. Maka arsitek merancang sebuah koridor besar dengan ketinggian dua lantai pada area pintu masuk agar depth bangunan tetap dapat dirasakan dan dinikmati pada eksterior hunian. Awalnya, arsitek diminta untuk merenovasi hunian dua lantai dengan ukuran lahan yang luasnya hanya separuh dari ukuran lahan yang sekarang. Di saat proses konstruksi sedang berlangsung, ternyata pemilik rumah berkesempatan untuk membeli lahan yang berada di sebelahnya, sehingga ukuran lahan secara keseluruhan menjadi dua kali lebih luas. Arsitek pun merancang ulang desainnya dengan membuat konsep split level agar desain baru tidak mengubah struktur yang sudah terbangun.

Beberapa bidang dinding pada tampak muka dan belakang rumah dilapisi oleh batu alam sebagai aksen diantara dominasi finishing cat. Arsitek juga menempatkan kolam ikan mengelilingi teras depan dan terdapat air mancur di pojok kolam. Penataan lanskap diantaranya berupa pohon Weeping willow di muka entrance yang “memperlunak” tampilan hunian dan menghadirkan kesan alami yang menyejukkan pada hunian ini. Memasuki pintu utama, arsitek menata area foyer yang tersambung dengan koridor menuju ke tengah hunian. Area sirkulasi yang cenderung tertutup ini menjadi lebih lebar dari biasanya. Untuk menyiasati hal ini, arsitek mengolah koridor menjadi galeri pada dindingnya ditambahkan panel dekoratif untuk menggantungkan lukisan koleksi pemilik rumah dan plafonnya dilengkapi dengan lampu sorot. Arsitek merancang susunan/flow ruang yang terbuka dan “mengalir” sehingga tercipta kesan lapang. Arsitek juga menerapkan banyak jenis material alami dalam hunian ini seperti batu marmer untuk pelapis lantai ruang keluarga berkumpul dan batu onyx untuk pelapis lantai kamar tidur. Yang unik adalah deretan kolom pada tampak belakang hunian yang sebagian dilapisi oleh batu alam dan berpadu harmonis dengan kanopi dari kerangka baja dan kaca.

GENTONG TERASO TERLARIS 

Area ini sudah dirancang dengan fondasi konstruksi dua lantai tetapi area roof di atasnya hanya dimanfaatkan sebagai roof garden saja. Bentukan bidang miring “diperlunak” dengan tanaman Cascade yang menjuntai merepresentasikan gambaran air terjun jatuh. Taman belakang didesain menyerupai suasana resor dengan kolam renang dan taman tropikal yang mengisi celah dan lorong diantara massa bangunan. “Sensasi outdoor” dapat dirasakan dari ruang tidur utama karena memiliki akses langsung ke arah kolam. Permukaan kolam berada pada posisi satu meter lebih tinggi dari permukaan taman. Dalam hal ini tepian kolam dibuat overflow agar terasa lebih natural. Villa yang berada di atas lahan seluas 4600 m 2 dan dengan luas bangunan 1200 m 2 ini memiliki dua massa bangunan, yaitu bangunan utama untuk keluarga besar dan bangunan untuk tamu keluarga. Massa bangunan utama yang terdiri dari dua tingkat tersebut memisahkan antara area privat dengan area berkumpul keluarga. Didalamnya bangunan utama terdapat delapan kamar tidur termasuk kamar tidur utama dan fasilitas ruang komunal indoor dan outdoor.




Untuk pemesanan produk dengan model, bahan dan ukuran diluar yang sudah kami sediakan silahkan hubungi kami.


APRELLIA DEWI
Jl. Kanigoro Gg 4 No. 36 Dsn. Blumbang, Ds. Campurdarat, Kec. Campurdarat, Tulungagung, Jawa Timur 66272

Posting Komentar untuk "Gentong Terbuat Dari Teraso-Bak Mandi Tulungagung Jawatimur"